Lensa atau Body kamera dulu

Pertanyaan sejuta umat oleh fotografer maupun videografer.

Sebenarnya pertanyaan tersebut bukanlah sebuah masalah besar. Tidak ada yang salah memilih body atau lensa kamera terlebih dahulu karena semua tergantung oleh budget dan kebutuhan kalian.

Capture by @yedijaluhur || Canon 5D4, 50mm, F2.2 ISO100, SS1/125 with studio lighting.

Pilih BODY kamera dulu jika : 1. Tentunya sudah memiliki lensa yang sesuai dengan kebutuhan kalian dan tidak merasa butuh lebih lagi. Tapi perlu diperhatikan jika kalian memiliki lensa APS-C biasanya tidak compatible jika dipasang di kamera full frame (beberapa body bisa, tapi menjadi APS-C mode alias sama aja).


2. Terutama untuk foto, jika kalian memiliki body kamera dengan sensor APS-C, mungkin bisa dipertimbangkan untuk meng-upgrade ke body Full Frame karena akan memberikan dampak yang sangat besar dalam foto kalian. Tentunya dengan mempertimbangkan tahun kamera tersebut keluar juga tapi.


Misalkan kalian sekarang menggunakan kamera canon 90D atau sony alpha 6400 yang kedua kamera tsb merupakan APS-C keluaran tahun 2019 dan anda ingin mengupgrade kamera. Bisa saja kalian mengupgrade menjadi kamera fullframe canon 6D mark 1 atau sony A7 generasi pertama. Menurut saya sendiri, kurang bijak jika mengupgrade ke kamera tersebut meskipun sensornya sudah full frame, dikarenakan meskipun kamera tsb full frame tapi keluaran tahun 2013an membuat teknologinya pun sudah tertinggal jauh dibandingkan kamera yang kalian punyai meskipun APS-C. Jika ingin mengupgrade mungkin bisa mencari EOS R, RP, atau ke sony A7iii yang tahun keluarannya tidak jauh tentunya memiliki teknologi processor yang mirip juga.


3. Kalian merasa skill kalian sudah mentok di body kamera yang kalian punyai sebelumnya. Aku punya pengalaman pribadi terkait hal ini. Aku dulu menggunakan canon 6D mark i sejak tahun 2012 hingga tahun 2017. Waktu itu pekerjaan yang sering aku lakukan yaitu memotret wedding, event, journalism, dan beauty portrait untuk komersial, dan juga sesekali action untuk sport. Aku sudah menguasai kamera 6D tersebut baik operation, button layout, karakter foto, setting dan semuanya. Seiring kebutuhan yaitu foto wedding yang aku lakukan makin banyak, ingin menangkap lebih banyak moment2 fast action, focus yang lebih cepat, dan juga untuk memotret dengan megapixel yang lebih besar lagi untuk kebutuhan komersial beauty dan digital imaging, akhirnya aku memutuskan untuk membeli canon 5D mark 4. yang pada saat itu teknologinya sudah jauh melampaui canon 6D. Meskipun jika dilihat pure kualitas foto aja sebenarnya juga tidak terlalu beda jauh, tetapi operation, dan ergonomic kamera, semua lebih baik di canon 5D mark 4.


Capture by @yedijaluhur for camio pictures || Canon 5D4, 26mm, F2 ISO320, SS1/500

Pilih LENSA dulu jika : 1. Kalian ingin invest fotografi kedepannya. mungkin 2-3 tahun sekali kalian mengganti body kamera. Tetapi lensa yang bagus bisa bertahan puluhan tahun tanpa kalian harus mengganti lensa tersebut. Lensa favorit ku sendiri sampai sekarang masih canon 70-200mm F2.8LII IS USM yang notabene sudah keluaran tahun 2010 dan aku sudah membeli di tahun 2011 yang berarti aku sudah menggunakan lensa tersebut selama 11 tahun dan sampai sekarang itu masih menjadi salah satu yang terbaik dari segi kualitas dan autofocus. Memang harganya tidak murah, tapi lensa yang bagus niscaya akan bertahan selama puluhan tahun, dan mungkin hanya teknologi yang akan mengalahkan hal tersebut, atau bahkan sekarang di EOS R series pun, lensa 70-200 tersebut masih merupakan salah satu pilihan yang terbaik, meskipun sedikit berat dibandingkan lensa2 sekarang. 2. Kalian memiliki kebutuhan tertentu dalam pemotretan. Misalkan anda menyukai fotografi makro, maka ada baniknya kalian invest ke lensa macro yang bagus diabndingkan body kamera terlebih dahulu. Contohnya : Lebih baik kalian mempertahankan kamera APS-C atau 6D kalian lalu membeli lensa macro, daripada kalian harus mengupgrade body terlebih dahulu


Capture by @yedijaluhur || Canon 6D, 85mm, F1.2 ISO3200, SS1/60

Jawaban simple dari ku, jika memilih antara body dan lensa, tentunya adalah lensa jika kalian membandingkan pure dari kualitas foto dan pixel saja. Apalagi di jaman sekarang ini rata2 body kamera mau dari merk apapun dan ukuran sensor apapun sudah memberikan hasil yang sangat baik dengan kemampuan foto RAW yang sangat baik juga. Bahkan menurut pengamatanku, lensa2 keluaran tahun 2020 keatas, semuanya sudah memiliki kualitas yang sangat baik. Tinggal bagaimana cara kalian memaksimalkan alat yang kalian punyai. Jika yang kalian bandingkan yaitu fitur kamera, ergonomic, kecepatan processor & ISP, teknologi, koneksi dan autofocus tentunya body kamera, semakin baru akan semakin canggih.

Ya pada akhirnya semuanya tergantung dari budget yang kalian punyai juga dan bagaimana mengalokasikan budget tersebut dengan bijak. Tanyakan kepada diri kalian sendiri apa yang benar2 kalian butuhkan, bukan kalian inginkan. Bisa jadi kebutuhan anda juga belum tentu body maupun lensa, tetapi lighting, audio, tas kamera yang baik, atau aksesoris lainnya. Atau bahkan mungkin bisa jadi yang kalian butuhkan yaitu jam terbang, mungkin kalian bisa membeli buku2 fotografi yang berkualitas, mengikuti event2 foto hunting, atau kelas fotografi.


Salam fotografi :)

5 views0 comments