Keuntungan menjadi freelance fotografer


Halo para pembaca setia blog Anici Studio. Jangan lupa setelah baca yang ini, kalian bisa explore bacaan lainnya juga ya. Pada artikel kali ini aku mau menulis tentang keuntungan menjadi freelancer, khususnya dalam hal fotografi.


1. Tidak terikat oleh waktu

Keuntungan pertama tentunya adalah freelance tidak terikat oleh waktu. Kalian bisa mengerjakan di waktu senggang dan cocok, khususnya untuk para mahasiswa yang sedang berkuliah. Selain bisa mencari tambahan pemasukan, bisa juga untuk mencari pengalaman yang pastinya akan berguna di kemudia hari. Tips dari saya adalah jangan patok harga mahal mau sebagus apapun gear yang kalian miliki, karena jam terbang disini sangat diperlukan. Pelajari semua jenis fotografi dan ambil semua jenis job dengan segala resikonya. Fotografi itu luas didalamnya, karena bukan hanya tentang memotret, tetapi bagaimana cara berkomunikasi dengan klien, post processing termasuk editing, delivery system, archiving, dan masih banyak lagi. Jika kalian sudah bekerja, tentunya freelance fotografi bisa menjadi salah satu opsi menyalurkan hobi dan juga bisa mendapat penghasilan tambahan. Tentunya di fase ini, karena menjadi "side hustle", maka kalian juga perlu mengorbankan waktu kalian khususnya di weekend. Pekerjaan freelance fotografi cenderung banyak di waktu weekend, termasuk event2, dan masih banyak lagi acara lainnya. Kalian harus pintar2 membagi waktu dengan keluarga dan juga kehidupan pribadi kalian sendiri. Karena tidak terikat oleh waktu, kalian juga bisa menjalankan beberapa freelance lainnya, seperti freelance editor, video, atau hobi2 kalian yang lainnya lagi yang bisa menghasilkan. Disinilah kalian juga bisa belajar bagaimana mengelola waktu dan project. Karena sebagai freelancer tentunya kalian mempertaruhkan nama baik kalian sendiri, berbeda dengan bekerja di salah satu perusahaan yang ada penanggung jawab lagi diatas kita.


2. Tidak ada tanggung jawab penuh dalam hal management project

Keuntungan yang kedua adalah, kalian hanya berperan dalam 1 bagian saja dalam rangkaian sebuah project. Misalkan jika dalah sebuah agency, ada project pembuatan website, maka fotografi merupakan salah satu aspek di dalam project yang lebih besar. Jadi kalian bisa berfokus kepada skill yang kalian miliki untuk mengerjakan 1 hal saja. Tentunya dengan implikasi uang yang didapat juga tidak sebesar orang yang benar2 memiliki project dan bertanggung jawab dalam hal itu.


Tanggung jawab yang kalian miliki tentunya hanya bekerja dengan sebaik-baiknya, hingga sampai menyetor data tersebut ke si pemberi project tersebut. Tentunya juga bukan hal yang mudah karena saya sendiri sudah beberapa kali mengalami kesulitan dalam berbagai project dan juga troubleshooting seperti memory card error, cuaca yang tidak memadai dan masih banyak lagi. Pada tahap ini sangat penting untuk menjaga data yang kalian miliki sampai tersetor ke pemberi project dengan aman. Misalkan dengan memakai sistem double backup, langsung copy data, memotret dengan dual memory card, dan lain sebagainya. Salah satu hal terbaik sebagai freelancer fotografi adalah seperti berjualan beli putus.


3. Portofolio yang beragam Karena kalian bisa memilih jenis pekerjaan mana yang mau kalian ambil, portfolio kalian menjadi banyak. Tetapi jangan lupa karena meskipun hak cipta berada di fotografer, tetapi hak guna foto tersebut tetap menjadi milik perusahaan yang memberikan anda pekerjaan. Jadi kalian tidak bisa sembarang memamerkan portfolio kalian ke publik dan membuat seolah-olah ini merupakan project anda sendiri. Tentunya disana ada agency, perusahaan, atau vendor yang meng'hire' kalian. Ada baiknya untuk meminta ijin jika ingin mempublish project foto kalian tersebut, karena sudah banyak kejadian klien yang marah2 karena hasil fotonya dipublish oleh orang tidak dikenal (yakni freelancer tsb). Kalian harus bijak dalam mempublish hasil karya kalian sendiri dalam hal ini karena sangat sensitif dan sering menimbulkan permasalahan kedepannya.


Belajarlah banyak jenis fotografi dan memperbanyak portfolio selagi anda tidak terikat dengan agency / perusahaan. Jika kalian sudah berada di dalam suatu perusahaan / agency, maka kalian tidak bisa memilih pekerjaan lagi dan umumnya pekerjaan foto yang kalian lakukan adalah itu-itu saja tergantung bidang kerja kalian. Semakin besar perusahaan kalian bekerja, maka lingkup kerja pun akan semakin spesifik dan sempit juga.





3 views0 comments

Recent Posts

See All